Director Asuransi Astra, Mulia K. B. Siregar dan Adi Sepiarso membantu pemakaian safety kit kepada murid saat edukasi safety riding di SMKN 7 Makassar

Director Asuransi Astra, Mulia K. B. Siregar dan Adi Sepiarso membantu pemakaian safety kit kepada murid saat edukasi safety riding di SMKN 7 Makassar. Program edukasi ini selain dalam rangka memperingati Hari Peringatan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia yang jatuh pada bulan November, juga guna meningkatkan pemahaman tingkat kekritisan, kepekaan, kepedulian, akan keselamatan bagi diri mereka maupun orang lain di dalam berlalu lintas sejak usia dini. Berdasarkan data dari Korlantas Polri, sepanjang tahun 2022, Satlantas Polrestabes Makassar, berhasil menindak 8.892 kasus pelanggaran lalu lintas (Lalin). Khususnya pada bulan November ini, Sulawesi Selatan menyumbang angka kecelakaan paling tinggi di luar Jawa.

Makassar: Merawat bumi dan menjaga aspek kehidupan di dalamnya merupakan tanggung jawab kita semua. Dewasa ini, populasi pengendara kendaraan khususnya motor masih memegang angka tertinggi di Indonesia. Sayangnya, angka kecelakaan yang kian meningkat membuktikan bahwa manusia masih lalai dan kurang kesadaran akan tata tertib berkendara sehingga mengakibatkan banyak kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Asuransi Astra berupaya menekan angka kecelakaan dan mengajak para pemangku kepentingan agar peduli terhadap keselamatan dalam berlalu lintas dengan melanjutkan aspirasi Estafet Peduli Bumi melalui pemberian edukasi safety riding di SMKN 7 Makassar. Wujud aspirasi dilanjutkan dengan program lainnya yaitu literasi keuangan dan penyerahan beasiswa, penyerahan bantuan kepada UMKM penyandang disabilitas serta transplantasi 2.000 terumbu karang di pulau Kondingareng Keke yang dilaksanakan pada 22 dan 23 November 2022.

 

Berlanjut ke kota kelima, tepatnya Makassar, Estafet Peduli Bumi dicanangkan dengan fokus baru yang menyesuaikan kebutuhan masing-masing kota yakni memberikan edukasi safety riding kepada 300 siswa di SMKN 7 Makassar. Dalam rangka memperingati Hari Peringatan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia yang jatuh pada bulan November, program edukasi ini dicanangkan guna meningkatkan pemahaman tingkat kekritisan, kepekaan, kepedulian, akan keselamatan bagi dirinya maupun orang lain saat berlalu lintas sejak usia dini. Berdasarkan data dari Korlantas Polri, sepanjang tahun 2022, Satlantas Polrestabes Makassar berhasil menindak 8.892 kasus pelanggaran lalu lintas (Lalin). Khususnya pada bulan November ini, Sulawesi Selatan menyumbang angka kecelakaan paling tinggi di luar Jawa. Menurut Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Sulsel, kecelakaan lalu lintas tertinggi akibat kendaraan bermotor dengan jumlah 4.456 kasus dan didominasi oleh kaum remaja usia pelajar dan mahasiswa serta tersebar di lima kecamatan Makassar, Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Panakukang dan Rappocini.

 

“Pelatihan aman berlalu lintas sangat bermanfaat dan berguna bagi para siswa kami yang memang sebagian besar mengendarai kendaraan roda dua ke sekolah. Hal ini baik diajarkan sejak dini agar tertanam budaya untuk selalu aman berkendara di jalan raya bagi keselamatan dirinya sendiri dan juga pengguna jalan lain. Terima kasih Asuransi Astra telah memberikan edukasi sebagai bentuk dukungan untuk mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan khususnya untuk para pelajar di Makassar,” Ujar Herwelis, Kepala Sekolah SMKN 7 Makassar.

 

Masih di lokasi yang sama, Asuransi Astra juga beraksi demi mewujudkan insan-insan penggerak bangsa dengan meningkatkan SDM yang berkualitas agar dapat berkembang dan bersaing secara global, memberikan literasi keuangan melalui materi pemahaman manajemen keuangan kepada siswa dan guru yang dibawakan secara langsung oleh Director Asuransi Astra, Mulia K. B. Siregar. Pada kesempatan ini, Asuransi Astra juga menyalurkan beasiswa kepada sejumlah murid serta penyerahan bantuan komputer dan laptop kepada sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

 

“Angka pelanggaran hingga kecelakaan lalu lintas yang terjadi tidak hanya di Ibu Kota namun juga di kota lain terus meningkat pada tahun ini menjadi perhatian Asuransi Astra khususnya sebagai perusahaan asuransi yang menawarkan produk perlindungan kendaraan dan pengendara. Kasus-kasus ini banyak melibatkan kaum pelajar yang merupakan harapan bangsa di masa depan. Sehingga kami berupaya memberikan edukasi safety riding dan penyerahan safety kit kepada sejumlah siswa di SMKN 7 Makassar untuk mendorong mereka selalu berkendara dengan aman dan mematuhi lalu lintas demi keamananan dirinya dan pengendara lain. Masih dalam pilar pendidikan, Asuransi Astra juga memberikan pelatihan pengelolaan keuangan dan penyerahan beasiswa kepada sejumlah murid guna mendukung pembentukan SDM yang berkualitas bagi negara,” Ujar Mulia.

 

Jajaran manajemen Asuransi Astra Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar

Kiri-kanan: Jajaran manajemen Asuransi Astra; Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, H. Jabbar; Ketua Affco Kota Makassar, Suhardi; Staff Bidang Destinasi dan Industri Dinas Pariwisata Kota Makassar, Supriyadi saat penyerahan 2.000 terumbu karang secara simbolis di pulau Kodinareng Keke, Makassar.

Pada hari kedua, aksi Estafet Peduli Bumi melanjutkan misi melestarikan lingkungan melalui transplantasi 2.000 terumbu karang yang terletak di pulau Kodinareng Keke, Makassar. Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang guna dapat menjadi solusi untuk pemulihan kembali terumbu karang yang telah rusak dan menciptakan habitat baru. Sehingga dapat mendukung ekosistem perikanan di laut dan mencegah terjadinya erosi serta kerusakan lingkungan. Penyerahan tersebut diwakili oleh Mulia K. B. Siregar dan Adi Sepiarso selaku Director Asuransi Astra kepada Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, H. Jabbar, S.Sos., M.Si.

 

Beralih ke pilar kewirausahaan, Asuransi Astra melakukan penyerahan dana bantuan kepada sejumlah pelaku UMKM penyandang disabilitas. Aksi sosial ini dicanangkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat lokal yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dan meningkatkan produktivitas penjualan dan pendapatan masyarakat lokal.

 

Rangkaian Estafet Peduli Bumi telah kami wujudkan di 5 kota dan akan berlanjut di 2 kota lainnya. Program-program berkelanjutan ini dicanangkan dengan mempertimbangkan berbagai aspek untuk menyejahterakan Bumi dan aspek kehidupan di dalamnya guna mendukung pembangunan bersama secara berkesinambungan. Rangkaian ini diharapkan dapat dirasakan secara nyata oleh generasi-generasi mendatang dan memberikan peace of mind kepada masyarakat Indonesia.